Transformasi dalam Pengelolaan SDM

Pengelolaan sumber daya manusia tentu saja dilandasi adanya perubahan bisnis secara umum. Berbagai perubahan yang terjadi dalam kaitannya dengan teknologi dan industri digital, yang hal ini juga sangat mempengaruhi kebijakan dalam pengelolaan SDM.

  1. Semakin meluasnya batas-batas industry (industry boundary is wide-spreading)

Bagaimana teknologi mempengaruhi pengelolaan bisnis, bahkan mengubah model bisnis secara drastis. Kita tahu bagaimana kehadiran aplikasi mengubah bisnis taksi dan industri transportasi secara umum.

  • Lompatan teknologi secara dramatis

Jika sebelumnya teknologi telekomunikasi hanya sebatas layanan telepon baik (voice, sms) sekarang sudah berkembang kearah penggunaan data (internet, application, transaction, dll). Bahkan saat ini kebutuhan pembelian kuota internet sudah hampir sama dengan kebutuhan pokok.

  • Perubahan demografi manajemen perusahaan

Generasi baru yang tergolong dalam Gen-Y dan Gen-Z sudah mulai memasuki jajaran first line management dan middle management menggantikan generasi 60-an dan 70-an. Perubahan generasi ini juga diikuti dengan perubahan style kepemimpinan dan pengelolaan SDM, seperti:

  • Terjadinya perubahan pemahaman tentang loyalitas. Jika sebelumnya karyawan dihargai berdasarkan masa kerja, maka saat ini tidak lagi. Loyalitas diartikan bukan berapa lama bersama perusahaan, namun berapa kontribusi yang diberikan selama bergabung bersama perusahaan
  • Perubahan paradigma tentang pengalaman kerja. Yang diperlukan bukan berapa lama seseorang memiliki pengalaman kerja, namun yang lebih penting adalah apa yang telah dihasilkan selama masa kerja tersebut.
  • Fleksibilitas terhadap aturan-aturan.
  • The world is flat

Semakin menipisnya batas-batas pekerjaan. Tidak ada lagi sekat antara orang pribumi dan orang asing, semakin meluasnya outsourcing dan juga fleksibilitas lokasi kerja, tempat dan waktu kerja. Semua orang bisa bekerja kapan saja, dimana saja. Invasi tenaga kerja asing akan semakin banyak. Disinilah tantangan dimulai.

Perubahan lingkungan dan teknologi inilah yang harus menjadi pertimbangan seorang pemilik usaha dalam memilih anggota tim. Saat ini, tenaga kerja yang tersedia sebagian besarnya terdiri para gen-Y dan gen-Z yang sudah akrab dengan gadget dan teknologi digital.  Maka jangan kaget jika nanti betemu dengan calon karyawan yang tidak bisa melepaskan gadgetnya atau menanyakan fasilitas wifi di tempat kerja. []

Leave a Comment